Mak Ijah, bagi peserta (sebutan bagi santri bulanan) sangat tidak asing. karena paling sedikit dalam sehari akan mendatangi Kantin Mak Ijah di sebrang jalan guna makan siang dan malam.
Mak Ijah, orangnya ramah dan sangat mudah akrab.
Bangunannya juga sederhana.
angin mudah masuk dari berbagai sisi
Di kantin Mak Ijah memang menunya tergolong menu sederhana.
Tapi seandainya menunya tidak cocok bisa kok buat Mi instan atau sekedar goreng nasi atau telur.
Di kantin ini juga banyak Peserta yang meninggalkan fotonya yang berpose dengan Mak Ijah dan menempelkannya di dinding Kantin.
Bagi para peserta bulanan makan di Kantin Mak Ijah sudah termasuk dalam biaya pertamakali masuk, tapi kalau mau menambah minuman selain air putih dan air dingin perlu ada hitungan lagi.
Mak Ijah menyiapkan makan dua kali dalam sehari.
Gambar anak-anak yang sedang makan diatas adalah peserta liburan.
Nah kalau diatas ini adalah kakak-kakak SETOR hehee.. (apa itu setor?? Insya alloh menyusul)
Kantin Mak Ijah lumayan luas bisa menampung lebih dari 20 orang sekali makan bersama.
Dan dibawah ini adalah foto Mak Ijah.
Aaaah, menulis postingan kali ini membuat kangen makanan dan keramahan Mak Ijah.







Assalamu'alaikum.
BalasHapusGan, ane mau nanya, kalo alamat sama kontak yg bisa dihubungi ke pesantren attamyiz ada??? Boleh minta gan??
Makasih sebelumnya gan.
Wassalau'alaikum